Senin, 01 Oktober 2012

TEORI KECEMASAN

Kecemasan adalah ketegangan, rasa tidak aman dan kekawatiran yang timbul karena dirasakan terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan tetapi sumbernya sebagian besar tidak diketahui dan berasal dari dalam (DepKes RI, 1990).
Kecemasan dapat didefininisikan suatu keadaan perasaan keprihatinan, rasa gelisah, ketidak tentuan, atau takut dari kenyataan atau persepsi ancaman sumber aktual yang tidak diketahui atau dikenal (Stuart and Sundeens, 1998).
Kecemasan adalah suatu keadaan yang ditandai dengan perasaan ketakutan yang disertai dengan tanda somatik yang menyatakan terjadinya hiperaktifitas sistem syaraf otonom. Kecemasan adalah gejala yang tidak spesifik yang sering ditemukan dan sering kali merupakan suatu emosi yang normal (Kusuma W, 1997).
Kecemasan adalah respon terhadap suatu ancaman yang sumbernya tidak diketahui, internal, samar-samar atau konfliktual (Kaplan, Sadock, 1997).

Kecemasan merupakan suatu respon terhadap situasi yang penuh dengan tekanan. Stres dapat didefinisikan sebagai suatu persepsi ancaman terhadap suatu harapan yang mencetuskan cemas. Hasilnya adalah bekerja untuk melegakan tingkah laku (Rawlins, at al, 1993). Stress dapat berbentuk psikologis, sosial atau fisik. Beberapa teori memberikan kontribusi terhadap kemungkinan faktor etiologi dalam pengembangan kecemasan.

REVIEW JURNAL KELOMPOK 3,4,&7

REVIEW KELOMPOK 3

okee saya akan melanjutkan pembahasan mengenai review jurnal yang dipresentasikan oleh beberapa kelompok rekan-rekan saya..

pertama saya akan merivew jurnal yang dipresentasikan oleh kelompok 3 yang berjudul "kecemburuan kaum  homoseksual (gay) di Jakarta.
jurnal penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara dengan metode kualitatif. observasi yang digunakan yaitu observasi non partisipan, yaitu dengan cara mengamati saat wawancara berlangsung.
hasil observasi dan survey yang peneliti lakukan selama mengelola sebuah artist management.
minoritasnya yaitu kaum gay.
manfaat dari jurnal peneliian ini yaitu dapat mencegah rasa cemburu pada kaum gay.
hal yang mendefinisikan kecemburuan, yaitu:
Hurt: persepsi persepsi pasangan tidak menghargai komitmen
Fear: dihasilkan dari kemungkinan yang mengerikanmisalnya kehilangan pasangan

Homoseksual yaitu individu yang mempunyai ketertarikan seksual terhadap orang-orang yang mempunyai jenis kelamin sama dengan dirinya. ada 2 macam homoseksual, yaitu ego sinonik dan ego distonik.

hasil dari jurnal penelitian ini yaitu ketiga subjek menyatakan bahwa orientasi seksualnya berlangsung sejak usia remaja.
dari segi psikiatri ketiga subjek termasuk ego distonik.

REVIEW KELOMPOK 7

selanjutnya saya akan meriview jurnal dari kelompok 7 yg berjudul "kohesifitas suporter tim sepakbola PERSIJA"
kohesifitas yaitu bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari suatu kelompok dan ingin menetahui seberapa kohesif antara jack mania terhadap tim persija.
tujuannya yaitu untuk mengetahui bagaimana kohesifitas individu dalam kelompok kecil he jack mania. juga untuk mengetahui faktor apa saja yang dapa menimbulkan kohesifitas.

kohesifitas itu sendiri yaitu ketertarikan kelompok dan anggota kelompok dan dilanjutkan dengan interaksi sosial.
faktor-faktor yang dapat menimbulkan kohesifitas yaitu:
- kelangsungan keberadaan kelompok (keanggotaan)
-tradisi
-organisasi dalam kelompok
-kesadaran diri kelompok
-pengetahuan tentang kelompok

dampak yang ditimbulkan yaitu:
-evaluasi yang berlebihan tentang keunggulan /ketidakmampuan seseorang dibanding anggota kelompok lain
-evaluasi positif terhadap kelompok dan hal-hal yang terkait dengan kelompok

metode yang digunakan dalam jurnal penelitian ini yaitu wawancara dan observasi partisipan yaitu peneliti terlibat secara aktif terhadap subjek yang diteliti.

ciri-ciri kelompok yang kohesif yaitu:
-mengenakan identitas yang sama 
-tiap anggota kelompok punya tujuan dan sasaran yang sama
-tiap anggota merasakan keberhasilan dan kegagalan yang sama.

kesimpulan dari jurnal penelitian ini yaitu:
-aktivitas kelompok dalam komunitas
-aktivitas kelompok kecil
-identitas kelompok
-aktivitas sebelum pertandingan dan setelah pertandingan, tempat berkumpul

REVIEW KELOMPOK 4 

dan yang terakhir saya akan meriview jurnal dari kelompok 4 yang berjudul "Efektivitas Metode Pembelajaran Gotong Royong (cooperative learning) untuk menurunkan kecemasan siswa dalam menghadapi pelajaran matematika". 
kelompok memilih topik tersebut karena matematika merupakan salah satu bidang studi yang menjadi faktor pencetus rasa cemas bagi kalangan siswa sekolah.
metode yang digunakan dalam jurnal ini yaitu menggunakan metode observasi, wawancara, dan skala kecemasan.

Hasil dari penelitin ini adalah ada pengaruh pemberian perlakuan berupa Metode Pembelajaran Gotong Royong (Cooperative Learning) terhadap kecemasan siswa dalam menghadapi pelajaran matematika. Ada perbedaan kecemasan siswa dalam menghadapi pelajaran matematika pada kelompok eksperimen dan kelompok control. Kelompok eksperimen yang mendapat perlakuan mengalami penurunan skor kecemasan siswa dalam menghadapi pelajaran matematika, sedangkan kelompok kontrol tidak.