Mengukur dalam psikologi yaitu untuk mengukur apakah seseorang berada pada taraf normal atau tidak.
Mengukur yaitu sebagai untuk:
- intervensi
- keilmuan. untuk mengukur secara masal menggunakan metode kuantitatif, sementara untuk mengukur keunikan atau personaliti seseorang dengan menggunakan metode kualitatif.
salah satu alat ukur dalam psikologi yaitu alat untuk mengukur inteligensi, tokoh-tokohnya yiatu:
- Spearman
- cattel
- S.A. Binnet
- Weschler
- thorndike
Psikologi berbeda dengan Parapsikologi.
psikologi objeknya manusia dan hewan, sementara parapsikologi objeknya adalah bukan manusia.
Psikologi terbagi menjadi beberapa cabang ilmu, yaitu:
- klinis :
- anak
- dewasa
- pendidikan
- sosial
- organisasi
Dalam dunia industri (psikologi industri) yang dicari yaitu:
- knowleadge (pengetahuan)
- skill (kemampuan/keterampilan)
- attitude (sikap)
- other/personality
knowleadge dan skill dapat diukur dengan tes-tes sederhana atau pertanyaan tentang pengetahuan umum yang diketahui oleh seseorang.
attitude tidak mencerminkan kepribadian individu, karena attitude atau sikap amuncul karen keadaan yang mendorong atau memaksa kita untuk berperilaku seperti yang diharuskan. contohnya dalam lingkungan kerja yang mengharuskan seseorang untuk bersikap ramah, supel, mudah bergaul dengan siapa saja, dapat berkomunikasi dengan mudah, nyaman berada pada situasi yang ramai (ekstrrovert), padahal orang tsb bersifat introvert, maka ia akan memaksakan diri untuk bersikap ekstrovert.
sementara cerminan perilaku kita yang seseungguhnya muncul dalam other/personality yang kita miliki.
seperti teori jiwa manusia yang seperti gunung es,
knowleadge+skill terlihat pada puncak gunung es. yang paling ditunjukan oleh seseorang.
attitude berada pada bagian tengah gunung es.
other/personality pada bagian dasar gunung es yang tidak terlihat.
sikap kerja yang harus dimiliki oleh seseorang dalam bekerja yaitu:
- daya tahan
- keinginan kerja
- ketelitian
- ketekunan
- sistematika
- kecepatan
